Sebuah gejala alam langka dan menarik dalam bentuk panorama kolam air berbagai warna dapat Anda temukan di Desa Nibung, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Danau Kaolin, begitu lah masyarakat setempat memanggilnya. Danau ini adalah galian bekas dari tambang yang telah bertahun-tahun ditinggalkan lali membentuk empang atau danai air berbagai warna.

Lokasi Danau Kaolin ini berjarak kurang lebih 70 kilometer dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Warna air yang mudah terlihat dari Danau Kaolin tampak begitu jelas ketika terpapar terik matahari. Terdapat sejumlah kolam telaga yang setiapnya seukuran lapangan bola dengan warna berbeda, yakni warna biru dan hijau.

Danau Kaolin
Danau Kaolin

Danau tersebut merupakan lahan bekas tambang timah di Desa Nibung Bangka Selatan Kepulauan Bangka Belitung

“Awalnya penasaran banyak orang yang foto di media sosial. lalu saya datangi, memang bagus untuk spot foto-foto,” ujar Eka R pengunjung asal Jakarta, Minggu (30/07/2017).
Berdasarkan informasi, warna dari air danau ini terbentuk dari reaksi dari radiasi logam radioaktif hasil galian tambang timah. Pemerintah wilayah bahkan sudah memberi imbauan supaya pengunjung tidak mandi atau memakai air dari Danau Kaolin. Kuat sangkaan radiasi bekas tambang, berisi racun yang dapat membahayakan kesehatan.

Danau Kaolin

Walau demikian, pesona Danau Kaolin tetaplah tinggi. Terbukti semua pengunjung dari sekian banyak daerah sering datang untuk menyaksikan langsung keindahan alam langka yang ada di Bangka.

Para pengunjung pun dapat masuk area Danau Kaolin tanpa diambil biaya. Di Danau tersebut pengunjung dapat berfoto sepuasnya atau hanya bersantai merasakan pemandangan telaga dan gugusan bekas galian tambang timah di sekitarnya.
Di sekeliling Danau Kaolin terdapat pondok-pondok yang menyuguhkan makanan dan minuman. Jadi sembari melepas penat kamu bisa bersantai dan menyantap minuman segar laksana buah kelapa.