Kuliner Unik Di Jogjakarta

Pecinta wisata kuliner unik sudah wajib mengetahui informasi ini. Di jogjakarta, ada banyak makanan khas yang disajikan untuk wisatawan atau turis. Tentunya jarang sekali ada ditemukan di kota lain. Misalnya seperti bakso selawe, mie ayam pangsit wetan tugu, ayam benyek, mie ayam kuli, soto pak man, soto daging sapi pak ngadiran dan wedang uwuh.

Kuliner Unik Di Jogjakarta

Dan paket tour bandung atau paket wisata bandung javawisata.com akan membahas satu persatu kuliner diatas. Lengkap dengan rasanya, harga serta lokasinya. Penasaran kan. Yuk kita simak ulasannya di bawah ini.

1. Bakso Selawe

Orang-orang menyebutnya dengan istilah ”bakso selawe”, atau kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya bakso dua puluh lima. Begitulah pula jumlah bakso yang ada didalamnya. Bahkan mencapai 35 butir bakso.

Kuliner Unik Di Jogjakarta

Disebut “selawe” karena menurut beberapa pelanggan, jumlah bakso waktu pertama kali jualan berjumlah 25. Sekarang mencapai 35. Berjualan di pinggir kota Jogja, sehingga bagi setiap orang yang ingin mengunjungi dan menikmati bakso ini, harus masuk jalan kecil di daerah Godean.

Jika sudah menemukan perempatan Demak Ijo (Perempatan Ring Road Barat Jogja), maka akan mudah untuk segera mencicipi bakso porsi besar itu. Dari arah perempatan tersebut, segera melewati jalan godean, sampai kurang lebih kilometer 5 jalan godean.

Maka akan bertemu dengan perempatan lampu merah, ada dealer motor di sebelah selatan. Langsung saja meluncur ke arah selatan, ke jalan kecil yang sudah beraspal. Di sebelah kiri jalan kecil, berjajar perumahan. Sebelum sampai mentok jalan, maka harus memperhatikan kanan jalan untuk menemukan warung bakso itu berada.

Tepatnya di daerah Patran Banyuraden Gamping, Sleman Yogyakarta. Bangunan sederhana warung bakso selalu menampakkan keramaiannya, karena memang sejak pagi jam 9 para pelanggan dengan setia menanti bakso porsi besar itu.

Bangunan sederhana tersebut sebenarnya cukup luas, karena bisa menampung kurang lebih 20-30 orang. Ibu-ibu yang melayani akan segera bertanya dengan ramah bila pelanggan datang.

Bukan hanya masyarakat setempat saja yang ”hobi” menikmati bakso selawe. Tetapi tak jarang motor dan mobil berplat nomor kendaraan luar Jogja hadir di situ.

Rasa yang sederhana menyelimuti aroma wangi bakso. Pelanggan dipersilakan menghitung jumlah bakso, jika tidak pas maka bisa diganti. Bakso yang ada memang tidak semuanya berbentuk bulat utuh. Ada irisan daging ayam kecil-kecil dan tahu yang juga dihidangkan bersama satu porsi bakso lengkap.

Pelanggan dapat memesan satu porsi lengkap, atau tanpa mie. Dibandrol dengan harga merakyat, satu porsi cukup lima ribu rupiah saja.

2. Mie Ayam Pangsit Wetan Tugu

Makanan merakyat ini nampak cukup sederhana. Merakyat karena pedang mie ayam ini berjualan secara kaki lima. Tidak menempati bangunan atau menyewa ruko di pinggir jalan. Makanan ini adalah salah satu mie ayam favorit masyarakat kota jogja. Selalu ramai oleh pengunjung.

Mie Ayam Pangsit Wetan Tugu

Bertempat di jalan jend.sudirman. di samping sebuah sekolah dasar. Tepat kiri jalan sebelum perempatan tugu (jika dari arah tumur). Menempati trotoar pinggir jalan, di depan sebuah bangunan besar yang sedang tidak terpakai. Rasanya sederhana tetapi cukup menggugah selera.

Dengan porsi yang cukupan. Penyajian yang agak berbeda pula. Jika umumnya penyajian mie ayam selalu disajikan dalam satu mangkok, maka mie ayam ini memisahkan kuahnya dalam mangkok kecil yang terpisah. Tak lupa ada beberapa pangsit yang disajikan bersama.

Para pengunjung tidak hanya berjajar di meja-meja makan yang terlingkupi terpal, tetapi juga lesehan di pinggiran jalan. Sambil menikmati ramainya perempatan tugu. Harga merakyat, mie ayam + es teh hanya Rp. 6.500 saja.

3. Ayam Benyek

Sebenarnya nama warung sederhana penyaji makanan ini adalah Warung Makan Bu Rum. Ada berbagai jenis makanan seperti ayam goreng, bakar, dll. Tetapi salah satu yang khas di sini dan mungkin belum banyak yang jualan nama menu makanan ini, disebut dengan ‘Ayam Benyek’. Entah siapa yang pertama memberi nama seperti.

Hasil gambar untuk Ayam Benyek

Tapi orang-orang lebih suka menyebut nama itu. Sebenarnya jenis ayamnya adalah ayam pedaging biasa yang digoreng dengan tepung, nampak gemuk.

Lalu ditumbuk (bahasa jawa : diulek) dan dicampur dengan bumbu, ada cabe, bawang putih, garam, tomat, terasi dan penyedap. Jadilah seperti adonan makanan. Tetapi rasanya sungguh nendang. Karena paduan ayam gurih dengan campuran bumbu pedas.

Tinggal minta sang penjual untuk membuat bumbu racikan dengan jumlah cabe sesuai selera. Kalau kata orang penyuka cabe, pesanlah bumbu dengan jumlah cabe yang genap. Daripada dengan cabe berjumlah satu, lebih baik cabenya dua.

Karena jumlah yang ganjil punya mitoa akan membuat sambal terasa pedas. Bertempat di kawasan pemukiman, bukan ruko bangunan di pinggir jalan raya. Tetapi memasuki gang-gang kecil. Agak susah dijangkau memang.

Kalau sudah pernah bertandang ke jalan beo (dekat penerbit Andi), maka tidak begitu susah menemukan lokasi penjual makanan ini. Harga merakyat, satu porsi ayam dengan sayuran dan tempe goreng + teh hangat hanya Rp 7.000 saja. Alamat lengkap di Jalan Wulung Papringan Caturtunggal Depok Sleman Jogja. Ketika hari mulai sore, maka penjual segera membuka warung kaki lima pinggir jalan ini.

4. Mie Ayam Kuli

Ada orang-orang yang menyebut dengan nama itu. Toh juga tak ada papan nama khusus di depan warung yang menyebutkan apa nama menu makanan itu atau nama si pemiliknya.

Hasil gambar untuk Mie Ayam Kuli

Mungkin alasan yang logis untuk memberi nama mie ayam kuli karena kesan pertama menikmati, mie ayam tersebut porsinya jumbo. Menu untuk para kuli. Saking banyaknya, diaduk saja susah sekali. Seperti mau tumpah. Tetapi jangan khawatir, karena warung mie ayam itu cukup merakyat.

Makanan untuk rakyat, bukan hanya dikunjungi oleh orang-orang bermobil yang sekadar ingin berwisata kuliner. Tetapi semua lapisan masyarakat. Warungnya saja sederhana. Bangunannya tidak semua terbuat dari tembok.

Dengan perabot dari kayu sederhana dan ada kipas angin di bagian atap. lokasi warung mie ayam kuli tidak bertempat di tengah kota Jogja. Tetapi di jalan wonosari km 8. Jalan menuju ke kota Wonosari, ibukota Kabupaten Gunungkidul. Kalau dari ringroad timur jogja, ke arah timur sebelum kids fun.

Di pojok pertigaan. Kalau mengaku penggemar mie dan sempat singgah di jogja, harus mampir dan buktikanlah sebagai penggemar mie!

5. Soto Pak Man

Ini adalah salah satu soto terfavorit di Jogja. Konon sudah sejak tahun 1992. Soto Ayam Pak Man. Berjualan di jalan yohanes. Utara Galeria. Sotonya komplit. Ada potongan tempe bacem, kol, prekedel, dan daging ayam. Dan bumbunya pas sekali.

Hasil gambar untuk Soto Pak Man

Dipadu dengan kuahnya yang tidak begitu panas, tetapi juga tak begitu dingin. Buat sarapan di pagi hari cocok sekali. Tapi jangan khawatir, soto pak man buka sampai siang hari selepas dzuhur. Satu lagi makanan khas di soto pak man yaitu sate jeroannya.

Siapkan pula uang receh jika mengunjungi soto pak man. Karena untuk berbagi dengan beberapa pengamen dan tukang parkit. Tak bisa dipungkiri kalau pedagang kaki lima kuliner yang sudah cukup ternama di Jogja, selalu ramai oleh para pengamen. Kalau mengenai harga soto ini jangan khawatir. Harga satu porsi soto dan teh hangat cukup merakyat, hanya 6 ribu rupiah saja.

Selamat menikmati, selama lidah dan gigi masih mudah bergoyang, itu adalah sebuah kenikmatan yang akan terasa mahal harganya ketika mulut anda dan tubuh sakit!

6. Soto Daging Sapi Pak Ngadiran

Soto yang satu ini terletak di Jl Sancaka CT VII/120B Karanggayam Jogja. Dekat daerah Klebengan, utara selokan mataram. Masuk wilayah kecamatan Depok Sleman. Bisa ditempuh pula dari arah jalan gejayan kota jogja. Soto ini terkenal ramai pengunjung, apalagi yang sudah langganan.

Hasil gambar untuk Soto Daging Sapi Pak Ngadiran

Tempatnya lumayan besar. Walaupun sebenarnya agak susah dijangkau karena lokasinya yang tidak dipinggir jalan raya besar. Kalau dari arah jalan kaliurang km 5, harus masuk ke belokan-belokan gang yang cukup berliku ke arah timur. Lantas jika sudah menemukan lapangan burung, maka lokasi sudah tidak jauh.

Di sekeliling lokasi tidak banyak rumah makan, lebih banyak daerah pemukiman. Konon katanya dahulu sekitar tahun 90-an sebelum soto ini laris manis, hanya menempati sebuah lokasi PKL (pedagang kaki lima) kecil di pinggir jalan.

Dan kini setelah berkembang, terbukti dengan lokasi yang sudah mapan di bangunan permanen berlantai dua dan dukungan tukang parkir, pengunjung setia semakin bertambah saja. Satu hal yang cukup khas lagi adalah adanya pengamen beregu yang biasanya menyanyikan lagu keroncong atau jawa. Menambah kenikmatan makan dan membuat suasana benar-benar di jogja.

7. Wedang Uwuh

Uwuh dalam bahasa jawa artinya sampah. Disebut demikian mungkin karena racikan untuk membuat minuman ini dilihat sekilas tampak berserakan tak jelas mirip barang tak berguna. Sampah. Tapi jangan salah, minuman khas Imogiri Yogyakarta ini konon katanya mengandung banyak khasiat serta menyehatkan.

Hasil gambar untuk Wedang Uwuh

Bisa dilihat di sini. Minuman ini enak disajikan dengan kondisi masih panas atau hangat. Terdiri dari rempah-rempah dan jahe. Komposisinya 100% bahan-bahan alami. Aromanya memang seperti tembakau atau rokok. Ada jenis minuman ini yang dapat instant dibuat.

Tetap jika masih racikan, maka cara penyajiannya adalah pertama harus dicuci rempah-rempahnya. Kemudian memarkan jahe. Selanjutnya didihkan rempah-rempah dengan segelas air (250 ml). masukkan gula dan aduk hingga larut. Setelah itu, siap untuk dinikmati kesegeran dan rasakan khasiatnya. Info lebih lengkap tentang minuman dan harganya dapat cek di sini.

Itulah tadi 7 kuliner khas atau unik dari Jogjakarta. Untuk anda pecinta wisata kuliner, kota Jogjakarta bisa menjadi salah satu destinasi wisata kuliner anda. Anda bisa menggunakan paket tour bandung atau paket wisata bandung javawisata.com untuk membuatkan sebuah tour kuliner ke jogjakarta dengan biaya hemat dan fasilitas lengkap. Selamat liburan ya.

Form Pemesanan Paket Tour Wisata

  • Please enter a value between 1 and 1000.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Pencarian Terkait

Post Author: javawisata